Berdasarkan laporan indeks harga perumahan global yang dirilis Knight Frank, kinerja pasar perumahan dunia stagnan selama kuartal III-2011 akibat pelambatan pertumbuhan harga rumah. Pelambatan yang dinilai terendah sejak kuartal II-2009 ini menyebabkan kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya kinerja pasar perumahan dunia berada di teritori negatif pada akhir tahun ini.
Knight Frank mencatat, rata-rata pertumbuhan tahunan harga rumah saat ini sebesar 1.5%. Sementara itu, di beberapa negara Asia hampir mendekati 20%. Namun begitu, di Asia Timur dan Barat sudah mulai dirasakan adanya pelemahan kinerja pertumbuhan harga rumah akibat kebijakan pemerintah Asia untuk memperlambat inflasi harga rumah. Akibatnya, rata-rata pertumbuhan harga rumah di Asia turun dari 15.2% pada kuartal I-2010 menjadi 6.9% pada kuartal ketiga 2011.
Source : Investor Daily
Please click the PDF link on the right side to read more