Setiap kota atau negara besar pasti memiliki pasar properti mewah yang luas cakupannya. Namun, permasalahan internal negara kerap kali menjadi batu sandungan dan memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan bisnis ini. Perusahaan konsultansi properti Knight Frank membeberkan sejumlah faktor yang menjadi risiko utama kinerja pasar properti mewah. Faktor yang paling utama dinilai berdasarkan asumsi yang dibuat dari hasil ekonomi makro secara global.
Dalam keterangan tertulisnya, Knight Frank menyebutkan, terdapat enam negara yang menunjukkan kinerja ekonomi domestik dan kebijakan ekonomi merupakan risiko terbesar yang akan dihadapi oleh pasar properti mewah di negara tersebut.
Source : Okezone
Please click the PDF link on the right side to read more